SUMBAWA,Kliksumbawa.com (17 April 2027) – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Dr. Zulfikar Demitry, S.H., M.H., menegaskan pentingnya kebijakan yang berpihak pada gerakan lingkungan berbasis masyarakat. Komitmen ini disampaikan saat menerima kunjungan Tim Kerja Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Adipura di Sekretariat LPBSE Lingkara, Kamis (16/04/2026).
Sebagai Pembina LPBSE Lingkara sekaligus Sekretaris DPD Partai NasDem, Zulfikar menyoroti bahwa mempertahankan piala Adipura tidak bisa hanya melalui seremoni. Menurutnya, diperlukan tiga pilar utama: regulasi yang jelas, alokasi anggaran yang memadai, dan kolaborasi terstruktur.
“Penguatan KIE tidak boleh berhenti di tataran program. Secara kelembagaan, kami di DPRD akan mendorong dukungan kebijakan dan anggaran yang nyata agar sinergi antara pemerintah, legislatif, dan komunitas berjalan sinkron,” tegas Zulfikar di hadapan Tim KIE Adipura dan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbawa.
Zulfikar menambahkan bahwa pendekatan berbasis komunitas adalah kunci perubahan perilaku masyarakat yang berkelanjutan. Ia memandang komunitas bukan sekadar objek pembangunan, melainkan mitra strategis pemerintah dalam mengelola sampah dan edukasi publik.
Senada dengan hal itu, ia memastikan Fraksi NasDem di legislatif tetap konsisten mengawal inisiatif lingkungan yang berdampak langsung ke akar rumput.
“Adipura bukan sekadar piala, melainkan cerminan kesadaran kolektif. Kami ingin memastikan kebijakan ke depan lebih berpihak pada gerakan akar rumput agar Sumbawa tidak hanya bersih, tapi juga lestari,” pungkasnya.
Kunjungan yang dihadiri oleh Heny Puspita R. (M.K.M.), Hanif Kusumasasmita (S.T.) dari Tim KIE, serta Hj. Wahyu Ekawati (S.Hut.) dari DLH Sumbawa ini ditutup dengan diskusi mendalam dan observasi lapangan terhadap program-program lingkungan yang dikelola oleh LPBSE Lingkara. (KS)













