JAKARTA,Kliksumbawa.com (4 November 2026)— Upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperjuangkan kelanjutan pembangunan fasilitas kesehatan membuahkan hasil. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI resmi berkomitmen mengucurkan hibah sebesar Rp120 miliar untuk pembangunan lanjutan RSUD Sumbawa yang direalisasikan pada 2027 mendatang.
Dari total anggaran tersebut, sebesar Rp100 miliar bakal dialokasikan untuk pembangunan fisik gedung Central Medical Unit (CMU) setinggi tiga lantai dengan luas sekitar 6.000 meter persegi. Sementara Rp20 miliar sisanya difokuskan untuk pengadaan sarana alat kesehatan.
Kesepakatan ini mengemuka saat Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., memimpin audiensi bersama jajaran Pemkab dan pimpinan DPRD Sumbawa dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, di Jakarta pada Minggu (4/10/2026).
Bupati Syarafuddin Jarot mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah pusat. Menurutnya, kepastian anggaran ini menjadi angin segar mengingat proyek rumah sakit di Sering sempat tercoret dari daftar prioritas Kemenkes.
“Suntikan dana ini menjadi momentum penting untuk menuntaskan pemindahan layanan medis ke RSUD Sering secara menyeluruh. Ini bukan sekadar pembangunan gedung dan alkes, melainkan wujud komitmen kita menyajikan pelayanan medis yang lebih optimal bagi warga Sumbawa,” kata Bupati.
Selain alokasi dana Rp120 miliar untuk tahun 2027, RSUD Sumbawa juga menerima kucuran bantuan sarana medis yang sedang berjalan melalui skema program KJSU-KIA, SIHREN, dan BA-BUN. Bantuan peralatan medis ini ditaksir bernilai Rp80 miliar, mencakup fasilitas mutakhir seperti CT-Scan, Mammografi, Cathlab, mesin anestesi, ventilator, hingga unit X-Ray.
Guna mengimbangi peningkatan fasilitas fisik dan peralatan medis berstandar nasional tersebut, pihak RSUD kini berfokus membenahi tata kelola internal serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan. (KS)













