Kuasai Bahasa Arab dan Inggris, Ponpes Modern Al-Kahfi Sumbawa Lepas 19 Santri

Sumbawa Besar, Kliksumbawa.com – Pondok Pesantren Modern SMP IT Al-Kahfi Sumbawa menggelar acara pelepasan santri angkatan ke-3 dengan penuh khidmat, diiringi kebanggaan atas berbagai prestasi yang telah diraih.

Sebanyak 19 santri dinyatakan lulus dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Acara ini juga dirangkaikan dengan penerimaan murid baru serta uji publik hafalan Juz 1, pidato bahasa Arab, dan Inggris, sebagai bukti kompetensi santri Al-Kahfi.

Kepala SMP IT Al-Kahfi Sumbawa, Muhammad Ingam, S.Pd., MM.Inov, dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini merupakan momen “bukan sekadar perpisahan, tetapi awal dari perjalanan baru bagi santri kelas IX sekaligus babak baru bagi murid baru yang akan menimba ilmu di Al-Kahfi.”

“Kami ingin menegaskan bahwa nilai-nilai Al-Kahfi tidak berhenti di sini. Santri yang lulus hari ini adalah duta-duta Al-Kahfi di luar sana, sementara adik-adik baru adalah penerus estafet perjuangan menuntut ilmu dengan landasan iman,” ujar Ingam, Selasa (03/06/2025).

Uji Publik Hafalan Juz 1 dan Pidato Multibahasa

Sebagai bagian dari rangkaian acara, santri SMP IT Al-Kahfi Sumbawa menampilkan kemampuan hafalan Juz 1 Al-Qur’an secara publik, menunjukkan kualitas tahfizh yang menjadi unggulan sekolah. Selain itu, mereka juga membawakan pidato dalam bahasa Arab dan Inggris, membuktikan penguasaan bahasa asing yang sejalan dengan visi sekolah mencetak santri yang kompetitif.

“Ini adalah bentuk evaluasi sekaligus apresiasi terhadap proses belajar santri. Hafalan Al-Qur’an dan kemampuan berbahasa asing adalah bekal penting di zaman sekarang,” tambah Ingam.

Prestasi dan Harapan untuk Santri Kelas IX

Dalam kesempatan ini, sekolah juga mengapresiasi prestasi akademik dan non-akademik santri kelas IX, termasuk juara lomba sains, tahfizh, dan debat bahasa. Beberapa alumni SMP IT Al-Kahfi sebelumnya telah melanjutkan pendidikan ke pesantren tahfizh, SMA unggulan, dan sekolah berbasis agama terkemuka di NTB.

“Kami berkomitmen memberikan pendidikan terbaik dengan kurikulum integratif antara ilmu dunia dan akhirat. Murid baru akan dibimbing untuk mencintai Al-Qur’an, menguasai sains, dan berbahasa asing sejak dini,” tegas Ingam.

Prestasi Membanggakan di Tengah Keterbatasan

Meski berlokasi di tengah hutan, SMP IT Al-Kahfi membuktikan bahwa prestasi tidak ditentukan oleh geografis. Santri-santrinya berhasil meraih berbagai kejuaraan, seperti: Juara Lomba Pramuka, Juara Pidato Bahasa Inggris Tingkat SMP, Juara MTQ dan Juara Futsal.

Ingam juga menyampaikan apresiasi kepada dewan guru yang telah mendidik dengan dedikasi tinggi. Saat ini, SMP IT Al-Kahfi memiliki tiga guru bersertifikasi, menunjukkan kualitas pengajaran yang semakin profesional.

Dukungan Pemerintah dan Komitmen Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumbawa yang diwakili Kabid Karo, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas perkembangan pesat Al-Kahfi. “Alhamdulillah, tahun ini sekolah mendapatkan tambahan bantuan sesuai Standar Pelayanan Minimal. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung hingga Al-Kahfi meraih predikat Baik,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina Ponpes Al-Kahfi, Dr. Zulkieflimansyah, M.Sc., mengungkapkan kebanggaannya atas perjalanan sekolah ini.

“Ide pendirian Al-Kahfi berawal dari diskusi bersama Pak Sambirang, Pak Yamin, dan Ustad Jufri. Kini, Al-Kahfi telah berkembang dengan pesat di bawah kepemimpinan Ustad Ingam,” tuturnya.

Ia juga berkomitmen memberikan beasiswa bagi lulusan SMP IT Al-Kahfi yang ingin melanjutkan ke SMA Al-Kahfi. “Kami mendorong agar Al-Kahfi bisa menjalin kerja sama dengan sekolah luar negeri agar santri bisa melanjutkan pendidikan lebih tinggi. Pendidikan adalah investasi jangka panjang,” tegasnya.

Pesan untuk Santri: Teruslah Menuntut Ilmu

Kepala Sekolah Ingam berpesan kepada para santri, “Terima kasih kepada orang tua yang telah mempercayakan putra-putrinya kepada kami. Dengan bangga, kami mengembalikan mereka hari ini. Semoga ilmu yang didapat menjadi penuntun dalam setiap langkah.”

Dr. Zulkieflimansyah menambahkan, “Selain pendidikan formal, santri Al-Kahfi juga dapat belajar keterampilan seperti beternak ayam. Wilayah sekolah yang luas memungkinkan banyak hal positif dikembangkan. Untuk anak-anak yang lulus hari ini, teruslah semangat belajar. Ilmu adalah investasi terbaik.”

Acara pelepasan ditutup dengan penampilan hafalan Juz 1, pidato bahasa Arab dan Inggris, serta doa bersama untuk keberkahan para santri ke depannya. Dengan semangat baru, lulusan Al-Kahfi siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal ilmu dan akhlak mulia. (KS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *