Sumbawa Besar, Kliksumbawa.com (24 Juni 2025) – Fraksi PAN DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi atas respons Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang mengakomodasi pandangan mereka terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Hal ini disampaikan usai paripurna DPRD Sumbawa, Senin (23/06/2025).
Syamsul Hidayat, S.E., Penasihat Fraksi PAN DPRD Sumbawa, menyatakan bahwa Bupati Jarot telah memberikan perhatian serius terhadap tujuh catatan penting yang diajukan fraksinya.
“Kami sangat mengapresiasi jawaban Bupati atas pandangan umum Fraksi PAN terhadap RPJMD. Semua poin kami mendapat respons yang baik, termasuk isu strategis seperti peningkatan status BLK (Balai Latihan Kerja), alokasi anggaran untuk kesetaraan gender, dan perbaikan infrastruktur,” ujar Syamsul Hidayat, politisi asal Dapil II Sumbawa ini.
Tujuh Catatan Penting Fraksi PAN
Fraksi PAN sebelumnya telah menyampaikan sejumlah masukan kritis dalam pembahasan RPJMD, meliputi:
1. Optimisme dan realisme target pembangunan
2. Perekonomian daerah: dari potensi ke aksi nyata
3. Kesejahteraan inklusif dan perlindungan sosial
4. Peningkatan status BLK menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) atau kerja sama pihak ketiga
5. Alokasi anggaran dinas P2KB P3A, khususnya kesetaraan gender dan kualitas keluarga
6. Pembangunan infrastruktur, terutama ruas jalan Langam–Mamak (Lopok) yang belum tersentuh selama 27 tahun
7. Kondisi jalan di Desa Prode SP, Kecamatan Plampang, yang masih buruk dan menghambat ekonomi warga
Respons Progresif Bupati Jarot
Syamsul Hidayat mengungkapkan kekagumannya terhadap langkah Bupati Jarot yang tidak hanya merespons, tetapi juga memberikan solusi lebih maju.
“Kami mendorong BLK agar menjadi BLUD atau memiliki KPA (Kantor Pelayanan Autonom), tetapi Bupati bahkan menawarkan opsi kerja sama dengan pihak ketiga. Ini terobosan yang patut diapresiasi,” tegasnya.
Terkait infrastruktur, Bupati Jarot mengakui kondisi kritis ruas jalan Langam–Mamak dan berjanji melakukan perbaikan bertahap. “Meski tidak menyeluruh, akan ada penanganan spot untuk ruas yang rusak parah,” jelas Syamsul.
Infrastruktur Jadi Prioritas
Fraksi PAN menekankan bahwa pembangunan jalan di daerah terpencil seperti Lopok dan Plampang sangat mendesak. “Masyarakat sudah puluhan tahun menunggu. Jalan yang buruk menghambat mobilitas dan pertumbuhan ekonomi desa,” ungkapnya.
Dengan respons positif dari Bupati ini, Syamsul berharap RPJMD 2025-2029 dapat diimplementasikan secara konkret untuk kemajuan Sumbawa. “Kolaborasi antara eksekutif dan legislatif ini harus terus dijaga demi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (KS)













