Progres Elektrifikasi Sumbawa Lampaui 99 Persen, PLN Terus Genjot Wilayah Tersisa

SUMBAWA, Kliksumbawa.com (19 November 2025)— Seiring perubahan nomenklatur PT PLN (Persero) yang kini berada di bawah Danantara, perusahaan terus memperkuat komitmennya dalam mendukung Asta Cita Presiden, khususnya sebagai penggerak ekonomi rakyat melalui penyediaan akses listrik yang merata. Upaya ini diharapkan mampu mewujudkan swasembada energi di seluruh pelosok negeri, termasuk di Kabupaten Sumbawa.

Hal itu disampaikan Manager PLN UP3 Sumbawa, Firman Sulistyawan, dalam pertemuan silaturahmi bersama sejumlah media di Resto lantai II Nio Garden Hotel, Selasa malam (18/11/2025).

Firman, yang telah bertugas di Sumbawa sejak April 2025 setelah tujuh tahun berdinas di Lombok, mengungkapkan bahwa hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan perkembangan signifikan.
“Alhamdulillah, hingga saat ini sekitar 99 persen warga Sumbawa telah menikmati listrik dengan baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa PLN Sumbawa terus meluncurkan berbagai program layanan dengan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan kapasitas daya sekitar 160 Megawatt (MW), sejumlah wilayah terluar dan terisolasi—termasuk Sebotok Pulau Moyo, Bugis Medang, Bajo Medang, Gili Tapan, dan lainnya—kini telah teraliri listrik 24 jam penuh, dari yang sebelumnya hanya menyala 12 jam. Program swasembada energi pun terus didorong sebagai pilot project PLT Hidrogen.

Menurut Firman, tambahan pasokan 30 MW dari PLTMG Kanar II yang mulai dapat dimanfaatkan pada Desember mendatang akan semakin memperkuat ketersediaan listrik di wilayah Sumbawa.

“Dengan total pasokan tersebut, kebutuhan energi listrik di Kabupaten Sumbawa sangat mencukupi. Masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan listrik,” tegasnya.

Terkait sekitar 1 persen wilayah yang belum teraliri listrik—seperti Tangkampuli, Baturorok, dan beberapa desa atau dusun di wilayah selatan—Firman menjelaskan bahwa hambatannya bersumber dari kondisi geografis, akses jalan, hingga kawasan hutan lindung. Meski demikian, PLN berkomitmen untuk terus mencari solusi agar target 100 persen elektrifikasi dapat tercapai.

“Ke depan, PLN juga akan mendorong revitalisasi sektor pendidikan dengan melistriki sekolah-sekolah terpencil agar dapat mendukung digitalisasi pembelajaran,” pungkasnya. (Ks)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *