SUMBAWA, Kliksumbawa.com (24 Desember 2025)- Bandar Udara (Bandara) Sultan Muhammad Kaharuddin, Kabupaten Sumbawa, NTB mengalami peningkatan penumpang selama libur Natal dan tahun baru (Nataru).
Peningkatan akan terus bertambah selama liburan natal tahun baru 2026 karena ada diskon harga tiket pesawat.
Demikian disampaikan Kepala Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Tri Pono Basuki Wijianto, saat dikonfirmasi Selasa (23/12/2025).
“Benar. Kedatangan sejak tanggal 18 Desember 2025 sampai hari ini rata rata terjadi peningkatan penerbangan pesawat sebesar 73,68 persen. Sedangkan jumlah penumpang juga meningkat 32,46 persen, dan ini diprediksi akan terus meningkat,” kata Tri.
Ia juga memprediksi adanya peningkatan okupansi penumpang seiring kebijakan diskon harga tiket pesawat selama Nataru.
“Okupansi yang sebelumnya berada di kisaran 50-65 persen diperkirakan meningkat menjadi 70-80 persen,” jelas Tri.
Disebutkan, Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah diaktifkan sebagai langkah antisipasi peningkatan pergerakan penumpang dan potensi gangguan operasional penerbangan selama musim liburan akhir tahun.
Menurutnya, posko Nataru menjadi pusat koordinasi lintas sektor guna memastikan pelayanan dan keselamatan penerbangan berjalan optimal.
“Posko Nataru kami tempatkan di area drop zone bandara. Hari ini juga telah dilaksanakan apel gabungan bersama seluruh stakeholder untuk menandai kesiapsiagaan operasional selama periode Natal dan Tahun Baru,” ujar Tri.
Sebagai bentuk sinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa transportasi udara sambung Tri, kolaborasi dilakukan bersama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), AirNav, Karantina, maskapai penerbangan, TNI, Polri, serta unsur SAR.
Meskipun operasional bandara tetap berjalan seperti biasa, keberadaan posko Nataru menjadi penting untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kebutuhan informasi publik.
“Pada masa libur panjang biasanya terjadi peningkatan penumpang yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Dengan posko ini, masyarakat bisa mendapatkan informasi langsung, terutama jika terjadi perubahan jadwal atau kondisi cuaca,” sebutnya.
Secara nasional, posko Nataru dioperasikan mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Sementara di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, posko mulai aktif 19 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.
Selama periode tersebut, fokus pengamanan dan pelayanan dipusatkan di area drop zone, ruang tunggu penumpang, serta pengawasan terhadap kondisi cuaca yang memasuki musim hujan.
“Kami terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca. Jika terjadi keterlambatan penerbangan, informasi akan segera disampaikan melalui posko,” jelasnya.
Terkait operasional penerbangan, Tri menjelaskan jam layanan bandara tetap normal, yakni pukul 07.00 hingga 17.00 WITA, dengan tiga jadwal penerbangan harian, masing-masing tujuan Bali dan Lombok.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap memahami dinamika operasional penerbangan selama musim liburan.
“Kami berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman. Jika terjadi keterlambatan, kami mohon pengertian karena keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama,” tutupnya. (KS)













