SUMBAWA,Kliksumbawa.com (5 Maret 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa tengah memacu realisasi sejumlah Program Strategis Nasional (PSN) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan stabilitas wilayah. Beberapa proyek besar kini mulai memasuki tahap konstruksi dan persiapan lahan di berbagai titik strategis.
Salah satu fokus utama adalah sektor ekonomi kerakyatan melalui program hilirisasi unggas terintegrasi di Kecamatan Moyo Hilir. Proyek yang telah melewati tahap groundbreaking ini dirancang untuk menciptakan ekosistem industri peternakan dari hulu ke hilir, guna meningkatkan nilai tambah produk lokal dan menyerap tenaga kerja.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat agar lebih banyak program nasional turun ke daerah.
“Program-program strategis ini kami yakini akan memberikan dampak positif besar, baik dari sisi pertumbuhan ekonomi maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat secara langsung,” ujar H. Ansori dalam keterangannya di Desa Kukin, Kamis (5/3).
Selain sektor industri, penguatan infrastruktur pertahanan dan keamanan juga menjadi prioritas. Saat ini, pembangunan Batalyon TP di Kerekeh sedang berjalan. Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan rencana pembangunan Batalyon Marinir di kawasan Samota dalam waktu dekat. Kehadiran unit pertahanan ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas keamanan daerah sekaligus memicu simpul ekonomi baru di kawasan pesisir.
Di sektor sumber daya manusia, Pemkab Sumbawa terus mengawal keberlanjutan 12 Program Unggulan, termasuk di antaranya penguatan Sekolah Rakyat. Program ini disinergikan dengan bantuan sosial dan pembangunan rumah ibadah untuk memastikan pembangunan berjalan seimbang antara infrastruktur fisik dan mental spiritual masyarakat.
Pemerintah berharap masyarakat dapat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan proyek-proyek strategis ini agar manfaat jangka panjangnya, terutama dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan konektivitas ekonomi.(KS)













