SUMBAWA,Kliksumbawa.com (14 Juli 2026) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) melaksanakan kegiatan pendampingan dan pemantauan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari surat Puspeka Kemendikdasmen Nomor 1002/B/H4/PK.03.01/2026, dengan tujuan utama memastikan setiap satuan pendidikan mampu menciptakan transisi yang inklusif, aman, dan nyaman bagi murid baru, serta menjamin lingkungan sekolah bebas dari perundungan, kekerasan, maupun perpeloncoan.
Dalam upaya memastikan efektivitas implementasi program ini di lapangan, Kemendikdasmen menurunkan pejabat terkait untuk melakukan pemantauan langsung di berbagai titik satuan pendidikan. Hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut, Prof. Dr. Biyanto, M.Ag. (Staf Ahli Menteri Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga), Prof. Maila Dinia Husni Rahiem, M.A., Ph.D. (Staf Khusus Menteri Bidang Peningkatan STEM dan Kompetensi Guru), serta Agus Muhammad Solihin, S.E., M.Pd. (Kepala Bidang Fasilitasi dan Advokasi Penguatan Karakter, Puspeka Kemendikdasmen).
Salah satunya, kegiatan Upacara Pembukaan MPLS Ramah dilaksanakan di SMPN 1 Labuhan Badas pada Senin, 13 Juli 2026, Prof. Dr. Biyanto, M.Ag. bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya mengubah paradigma sekolah menjadi ruang yang suportif bagi tumbuh kembang anak.
“Sekolah yang hebat bukan hanya sekolah yang menghasilkan murid berprestasi. Sekolah yang hebat adalah sekolah yang membuat setiap anak merasa aman untuk belajar, nyaman untuk bertanya, berani mencoba, dan bahagia menjadi dirinya sendiri,” ujar Prof. Biyanto di hadapan para siswa dan tenaga pendidik.
Prof. Biyanto juga menginstruksikan agar seluruh murid menghidupkan semangat “Rukun Sama Teman” sebagai fondasi karakter di lingkungan sekolah.
ia menjelaskan bahwa rukun bukan berarti semua harus sama, melainkan saling menghargai, membantu, dan menyemangati satu sama lain, serta meminta para guru untuk memberikan pendampingan yang hangat, inklusif, dan edukatif kepada para siswa baru agar tercipta kesan pertama yang membangun rasa percaya diri mereka.
Di lokasi yang berbeda, Prof. Maila Dinia Husni Rahiem, M.A., Ph.D. melaksanakan upacara bendera dan memimpin pendampingan MPLS Ramah di SDN 6 Sumbawa Besar, sementara Agus Muhammad Solihin, S.E., M.Pd. melakukan kegiatan serupa berupa pendampingan di TK Negeri Pembina Sumbawa Besar pada selasa, 14 Juli 2026. Kehadiran para pimpinan kementerian di berbagai jenjang ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan pendampingan yang merata dan berkelanjutan bagi seluruh ekosistem pendidikan. (KS)
