SUMBAWA, Kliksumbawa.com (9 Oktober 2026)— Kebijakan dan dorongan kuat Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dalam memperkuat tata kelola zakat serta pembinaan keagamaan membuah hasil nyata. Di bawah pengawalan Pemkab Sumbawa, penghimpunan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa melonjak tajam hingga dua kali lipat, mencapai Rp5,5 miliar dalam kurun waktu Januari hingga Oktober 2026.
Capaian signifikan tersebut ditegaskan Bupati H. Jarot saat meninjau langsung hasil kinerja satu tahun kepengurusan BAZNAS sekaligus menutup rangkaian Pelatihan Qori dan Qoriah di Masjid Agung Nurul Huda, Sumbawa Besar.
Bupati H. Jarot menilai, lonjakan dana ZIS hingga Rp5,5 miliar ini bukan sekadar angka, melainkan bukti konkret meningkatnya kepercayaan publik terhadap tata kelola dana umat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, komitmen Pemkab Sumbawa dalam mengawal akuntabilitas lembaga pengelola zakat menjadi kunci utama agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Tidak hanya berfokus pada penguatan ekonomi umat melalui ZIS, Bupati H. Jarot juga mengarsiteki arah baru pembinaan keagamaan di Kabupaten Sumbawa. Pihaknya mendatangkan instruktur tingkat nasional, Ustadz H. Darwin Hasibuan, S.Pd.I., untuk memberikan pembinaan intensif bagi para qori dan qoriah daerah.
Langkah strategis ini diarahkan Bupati untuk merestrukturisasi pola pembinaan generasi muda Islam. Bupati menekankan bahwa keberhasilan pembinaan tidak boleh hanya berpatokan pada piala atau prestasi ajang kompetisi semata, melainkan wajib berorientasi pada pembentukan karakter, kejujuran, dan kepedulian sosial.
Sinergi terukur yang dibangun Bupati Sumbawa bersama BAZNAS, Forkopimda, tokoh agama, dan jajaran perangkat daerah ini menjadi fondasi kuat Pemkab Sumbawa dalam mempercepat pengetasan kemiskinan berbasis zakat sekaligus mencetak generasi Qurani yang berkarakter di Kabupaten Sumbawa.
Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelatihan qori dan qoriah yang telah sukses berlangsung pada 6–8 Oktober 2026 kemarin. Kegiatan tersebut dikatakannya menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan generasi Qurani di Kabupaten Sumbawa.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tasyakuran ini menjadi momentum untuk memperingati satu tahun masa kepengurusan BAZNAS Kabupaten Sumbawa periode 2025–2030. Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS terus menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang mencapai Rp5,5 miliar selama periode Januari hingga Oktober 2026.
Atas capaian tersebut, ia berharap dukungan dan doa dari seluruh elemen masyarakat agar BAZNAS Kabupaten Sumbawa dapat terus menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan. (KS)













