SUMBAWA,Kliksumbawa.com (26 Oktober 2026)— Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Lalu Hardian Irfani, secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Sumbawa periode 2026–2031. Acara pengukuhan yang dirangkaikan dengan Orientasi Politik serta Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ini berlangsung pada Senin (26/10/26) di Aula Cafe Olive Sumbawa.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PKB Sumbawa, Sukiman K, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran pengurus DPW PKB NTB. Ia menegaskan kesiapan seluruh jajaran pengurus dalam menjalankan amanah partai terlepas dari berbagai penyesuaian jadwal hingga hambatan teknis di lapangan.
“Kami siap melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini dengan segala konsekuensinya. Pengukuhan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan awal dari kerja keras dan tantangan besar menuju Pemilu 2029. Kami butuh kekompakan dan telah menandatangani pakta integritas dari 5 daerah pemilihan (dapil) untuk berikhtiar meraih target kursi penuh di DPRD Kabupaten Sumbawa, serta mempertahankan kursi DPR RI untuk Hj. Magdalena pada periode kedua,” ujar Sukiman.
Sementara itu, Ketua DPW PKB NTB H. Lalu Hardian Irfani saat membacakan amanat dan pesan dari Ketua Umum PKB memuji kepemimpinan Ketua DPC PKB Sumbawa sebagai sosok muda yang tangguh, adaptif, dan terpercaya.
Ia mengingatkan bahwa hasil survei nasional menempatkan PKB di posisi papan atas (urutan ketiga dan keempat). Hal ini harus menjadi kebanggaan sekaligus dorongan bagi pengurus di tingkat daerah untuk menjaga nama baik, reputasi, dan kewibawaan partai.
“PKB lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU), namun PKB adalah partai terbuka yang berdiri untuk seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang suku, agama, maupun golongan. Buka pintu PKB selebar-lebarnya bagi siapa saja tokoh dan warga Sumbawa yang ingin mengabdi untuk bangsa,” tegas Lalu Hardian.
Ia juga menekankan pesan Ketum agar seluruh kader menjadi “juru selamat” bagi masyarakat yang membutuhkan. Kader diminta untuk mempraktikkan politik kehadiran—yakni selalu ada dan hadir di tengah rakyat, mendengar keluh kesah masyarakat, serta memberikan solusi konkret melalui sinergi dengan fraksi PKB di DPRD.
Menghadapi Pemilu 2029, DPW PKB NTB menegaskan bahwa peta pertempuran politik tidak bisa lagi mengandalkan persepsi atau asumsi semata. Kemenangan hanya bisa diraih dengan strategi, taktik, dan data valid di lapangan, termasuk memetakan basis kompetitor yang sulit digoyahkan maupun daerah yang masih “abu-abu”.
Oleh karena itu, setelah pelantikan ini kader dilarang bersantai. Langkah cepat yang harus dilakukan yakni :
Penyusunan dan Penataan Struktur, yakni merapikan seluruh kekuatan partai, termasuk badan otonom seperti Perempuan Bangsa dan Kata Bangsa (Garda Bangsa), untuk disiapkan menjadi juru tempur di lapangan.
Menjaga Soliditas Internal. Menghilangkan konflik dan perbedaan pendapat. Setelah pimpinan memutuskan arah kebijakan, seluruh kader wajib melebur menjadi satu dan tunduk pada keputusan partai.
Lalu Hardian juga memberikan motivasi inspiratif dengan membagikan kisah personalnya sebagai anak kampung (anak ndeso) dari orang tua yang berprofesi sebagai guru, namun berhasil dipercaya menjadi pimpinan DPRD karena niat tulus mengabdi dan konsisten turun ke masyarakat.
Ia menyoroti pentingnya mental pemenang bagi kader PKB di Sumbawa.
“Jika Gerindra memiliki mental pemenang karena posisi Wakil Bupati, NasDem karena Bupatinya, dan PDIP karena jumlah kursinya, maka PKB Sumbawa harus lebih memiliki mental pemenang karena memiliki keterwakilan DPR RI dari Pulau Sumbawa,” katanya.
Sebagai penutup, DPW PKB NTB menyampaikan beberapa instruksi penting bagi seluruh kader untuk Terus menjalin komunikasi harmonis antar sesama kader dan rakyat.
Menjadi Solusi Rakyat. Jika tidak memiliki materi untuk membantu, minimal dengarkan keluh kesah warga atau hubungkan dengan fraksi PKB di DPRD. Bagi kader yang berkecukupan, disarankan menyisihkan harta untuk amal jariyah dan sedekah kepada masyarakat.
Teladan Kader DPRD. Anggota DPRD dari PKB wajib menjadi contoh dan disegani karena intelektualitas, kemampuan, serta loyalitasnya.
“Kunci kemenangan PKB Sumbawa di Pemilu 2029 adalah solid, kompak, kerja keras, dan memiliki data yang valid,” pungkasnya. (KS)













