Sumbawa Tekan Pembalakan Liar dan Amankan Program Nasional

Oplus_16908288

SUMBAWA, Kliksumbawa.com (28 Oktober 2026)—  Maraknya aktivitas pembalakan liar (illegal logging) yang mengancam kelestarian hutan lindung kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa lagi menoleransi praktik perusakan lingkungan yang kian meresahkan tersebut.

Saat ditemui di sela-sela agenda evaluasi kinerja daerah, Jarot menyampaikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran instansi Pemkab Sumbawa hingga tingkat kecamatan agar segera mengambil langkah nyata di lapangan, tidak sekadar berwacana di atas kertas.

“Pengawasan terhadap kawasan hutan lindung harus ditingkatkan. Kita tidak boleh membiarkan illegal logging terus merusak ekosistem dan mengancam masa depan daerah. Seluruh perangkat daerah terkait, termasuk jajaran camat, harus bergerak aktif membentengi kawasan rawan dan menindak tegas setiap pelanggaran,” tegas Bupati Sumbawa.

Selain isu lingkungan, Jarot juga menyoroti pentingnya pengawalan penuh terhadap berbagai Program Strategis Nasional (PSN) yang tengah berlangsung di Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, keberhasilan proyek-proyek strategis tersebut sangat bergantung pada keseriusan dan koordinasi antar-instansi daerah dalam mengurai hambatan di lapangan.

Ia mengingatkan bahwa setiap anggaran dan program nasional yang masuk ke Sumbawa harus memberikan dampak ekonomi dan sosial yang terukur bagi masyarakat luas.

“Program strategis nasional yang ditugaskan ke daerah ini adalah amanah besar. Saya minta seluruh kepemimpinan OPD benar-benar mengawal jalannya proyek dari hulu ke hilir. Jangan sampai ada kendala birokrasi yang memghambat manfaatnya sampai ke tangan warga,” lanjutnya.

Guna memastikan instruksi ini berjalan konsisten, Pemkab Sumbawa menetapkan skema evaluasi kinerja mingguan secara berkala. Melalui sistem penilaian berkala setiap awal pekan, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, memantau langsung perkembangan dari setiap OPD dan instansi wilayah. (KS)

Exit mobile version