Fikar Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dan Akademisi

SUMBAWA, Kliksumbawa.com (14 November 2025)– Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, SH., MH., menggelar reses di Fakultas Kesehatan Universitas Samawa (UNSA) pada Kamis (13/11/2025). Kegiatan tersebut berlangsung komunikatif dan menjadi ruang penting untuk menyerap aspirasi seputar pendidikan dan kesehatan, dua isu yang dinilai sangat krusial bagi pembangunan SDM Sumbawa.

Dalam dialog yang berjalan hangat, Fikar—sapaan akrabnya—menegaskan komitmennya untuk mendengarkan suara masyarakat, termasuk dari kalangan akademisi dan mahasiswa. Ia menekankan bahwa DPRD memiliki peran strategis sebagai saluran advokasi atas berbagai persoalan publik.

Aspirasi pertama yang mengemuka datang dari sektor pendidikan. Ketua BEM AKPER menyampaikan bahwa masih banyak pelajar dan mahasiswa berpotensi yang kesulitan melanjutkan pendidikan karena faktor ekonomi. Menanggapi hal itu, Fikar memastikan bahwa pemerintah daerah tetap melanjutkan program beasiswa dari periode sebelumnya, termasuk beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi. Selain itu, kebutuhan peningkatan sarana pendidikan juga disuarakan oleh Dosen M. Fauzi yang mengusulkan pengadaan laptop atau PC untuk mendukung ujian berbasis komputer (CBT). Fikar merespons positif dan berjanji akan mengupayakan bantuan tersebut demi kemajuan dunia pendidikan.

Isu kesehatan juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Seorang mahasiswa Keperawatan menanyakan peran DPRD dalam menurunkan angka stunting dan gizi buruk, sementara Selvia menyampaikan keluhan masyarakat mengenai layanan rumah sakit yang dinilai belum optimal bagi pasien tidak mampu dan pengguna BPJS. Menjawab hal itu, Fikar menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan PR besar yang membutuhkan kerja sama banyak pihak, dan telah menjadi perhatian serius Pemerintahan Jarot Ansori.

Dukungan terhadap dunia akademik juga disampaikan secara konkret. Fikar menyambut baik rencana penelitian dari Dosen Fakultas Kesehatan, Ibu Nila, mengenai “dapur MBG” dan dampaknya terhadap gizi anak usia sekolah. Ia memastikan kesiapannya untuk mendukung riset yang dinilai berpotensi menjadi solusi berbasis data terhadap persoalan gizi di Sumbawa.

Menutup dialog, Fikar menyampaikan filosofi “Pedi Samawa”, sebuah pesan tentang kedekatan pemimpin dengan rakyat sebagaimana diajarkan Sultan Sumbawa. Ia menilai bahwa mendengar aspirasi dan memahami kehidupan masyarakat adalah kunci membangun kepercayaan publik. Kepada para mahasiswa, Fikar berpesan untuk tetap fokus dan konsisten mengejar cita-cita.

Ia berharap reses ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar menjadi pintu masuk bagi pembentukan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan pendidikan dan kesehatan masyarakat Sumbawa. (Ks)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *