Kepsek SDN Selang Sulap Sampah Plastik Jadi Ecobrick, Antar Sekolah Menuju Adiwiyata

SUMBAWA, Kliksumbawa.com (26 November 2025)- Di tengah keterbatasan akses internet, seorang kepala sekolah, menyulap sampah plastik menjadi mahakarya lingkungan.

Di bawah kepemimpinan Abdul Azis SDN Selang di Dusun Selang, Desa Kerekeh, Kabupaten Sumbawa, NTB berhasil menuju gerbang Adiwiyata.

Sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, melainkan oase inovasi lingkungan. Melalui gerakan “SaPa Bu Eco” yaitu Sampah Plastik Membuat Ecobrick menjadi ruh sekolah ini.

“Kami ingin mengurangi polusi sampah plastik. Siswa membawa satu botol ecobrick setiap Sabtu, dan hasilnya luar biasa,” ujar Abdul Azis penuh semangat saat dikonfirmasi Selasa (25/11/2025).

Dari gerakan kecil itu, Abdul Azis mengubah ecobrick menjadi bangku literasi. Setiap bangku membutuhkan 19 botol ecobrick, menjadi saksi bisu kegiatan belajar di luar kelas, seperti Kamis Mengaji Serentak (KaJiTa), literasi Alquran maupun membaca buku setiap harinya.

“Kuncinya adalah konsistensi, teladan dan kolaborasi,” tegas Azis.

“Kami memanfaatkan sampah plastik dari rumah siswa. Orang tua pun ikut terlibat, membantu anak-anak membuat ecobrick,” katanya.

Ia mengisahkan bahwa perjalanan ini tidak instan, melainkan buah dari kesabaran, komunikasi aktif, dan kesadaran akan pentingnya gerakan peduli lingkungan.

Ia tak pernah menyerah dan terus memberikan teladan terlebih dahulu untuk menggerakan guru, siswa dan orangtua dalam pemanfaatan sampah plastik.

Abdul Azis bahkan rela tinggal di ruang perpustakaan sekolah dengan kondisi yang tak layak dalam rangka lebih dekat dengan siswa, guru mapun para warga desa.

Ia menyiapkan berbagai instrumen, menata taman sekolah, berkebun dengan aneka jenis sayur sebagai tugas P5 siswa, membuat aneka ecobrik demi terwujudnya sekolah Adiwiyata.

Kini, SD Negeri Selang juga tengah berjuang meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi NTB yang digelar Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), yang akan diumumkan hasilnya pada Desember 2025. “Mohon doa dan dukungan semua pihak,” harap Abdul Azis. “Semoga kami bisa melaju ke tingkat nasional tahun depan,” kata Abdul Azis penuh harap.
Dari gerakan yang terus konsisten itu, SD Negeri Selang juga menembus 20 besar EcoYouth Challenge 2025 yang diselenggarakan oleh Lembaga Lingkara.

“Kami sangat bersyukur,” ungkap Abdul Azis. Inovasi “SaPa Bu Eco” menjadi program unggulan sekolah, yang telah mengurangi 1,6 ton sampah plastik sejak Juli 2024 hingga November 2025.

Bahkan, sekolah ini juga mengikuti Lomba Inovasi Daerah tingkat kabupaten Sumbawa pada 2025 dan saat ini masih proses penjurian.

Ecobrick tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga menjadi sarana pendukung kegiatan belajar. Ada bangku literasi, sofa, kursi, meja, dan spot selfie dari ecobrick menghiasi sekolah, menciptakan lingkungan belajar yang kreatif dan menyenangkan.

Sementara terbatasnya akses Internet menurutnya karena wilayah ini menjadi jalur pesawat udara.

“Kami sudah usulkan kepada Dinas terkait untuk bantuan akses Internet, tapi kami mesti bersabar karena ini jalur pesawat udara. Jadi untuk kebutuhan sekolah kami beli voucher wifi satelit yang dijual di kios kelontong di Dusun tersebut,” jelasnya. (KS)

Editor: Kliksumbawa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *