SUMBAWA, Kliksumbawa.com (19 Desember 2025)– Semangat gotong royong politik diperlihatkan secara elok oleh pasangan pemimpin Kabupaten Sumbawa, Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori. Keharmonisan ini tampak nyata saat pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Sumbawa periode 2025–2030 di Hotel La Grande, Kamis (18/12/2025).
Kehadiran Haji Ansori, yang menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Sumbawa, dalam acara pelantikan Bupati Jarot sebagai Ketua DPD NasDem Sumbawa menjadi simbol kuat sinergi lintas partai. Keduanya sepakat menempatkan pembangunan daerah di atas kepentingan golongan.
Dalam wawancara eksklusif di sela acara, Wabup Ansori menegaskan filosofi kepemimpinannya bersama Bupati Jarot. Ia menyatakan bahwa partai politik hanyalah “kendaraan” untuk mencapai tujuan utama, yakni kesejahteraan rakyat Sumbawa.
“Mindset kita harus diubah. Jarot-Ansori adalah simbol sinergi pemerintahan yang menempatkan kepentingan rakyat dan daerah di atas kepentingan politik,” tegas Haji Ansori. Ia menambahkan bahwa harmoni ini krusial untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan keberlanjutan pembangunan.
Meski berbeda bendera partai—Jarot di NasDem dan Ansori di Gerindra—hal tersebut justru dianggap sebagai kekuatan untuk memperluas jaringan kolaborasi. Tujuannya jelas membawa Sumbawa menjadi daerah yang unggul, maju, sejahtera, dan disegani.
Haji Ansori turut memberikan ucapan selamat kepada Bupati Jarot yang kini menakhodai NasDem Sumbawa, didampingi Zulfikar Demitry sebagai Sekretaris dan Junaidi sebagai Bendahara.
Bupati Jarot dalam sambutannya menyebut pelantikan ini sebagai momentum bersejarah bagi NasDem untuk terus mencetak pemimpin berkualitas. Ia menginstruksikan seluruh pengurus untuk bekerja nyata dan sungguh-sungguh demi kepentingan daerah.
Kedekatan Jarot-Ansori memang telah teruji sejak Pilkada 2024. Meskipun Jarot sempat berpindah dari Gerindra ke NasDem pada 2023, hubungan keduanya tetap solid berlandaskan profesionalisme dan saling percaya.
Sektor Pertanian & Industri: Pembenahan distribusi pupuk dan hilirisasi jagung.
Infrastruktur: Percepatan perbaikan konektivitas jalan dan jembatan.
Tata Kelola Pemerintahan: Mewujudkan zona integritas bebas korupsi dan kemudahan perizinan.
Pariwisata & UMKM: Pengembangan destinasi unggulan seperti Pulau Moyo dan akses modal bagi pelaku usaha kecil.
Ketua DPW NasDem NTB, Mori Hanafi, yang memimpin pelantikan, juga menekankan pentingnya komunikasi lintas partai dan dukungan penuh terhadap program pemerintah pusat demi menghadapi tantangan global yang kian kompleks. (KS)













