SUMBAWA,Kliksumbawa.com (15 Juni 2026) – Kepala Desa Lenangguar Sharuddin, SP, M.Si menyampaikan apresiasi yang mendalam dan permintaan maaf atas nama masyarakat terkait miskomunikasi yang sempat terjadi antara warga dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) saat proses pemadaman kebakaran dua unit rumah di Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Sabtu (13/6) lalu.
Menurut Kades Lenangguar, situasi saat kejadian berlangsung dalam kondisi sangat darurat dengan tensi panas baik dari api maupun trik matahari sehingga baik warga maupun petugas sama-sama berada dalam tekanan. Warga yang saat itu dalam keadaan kepanasan karena api yang terus membesar sangat berharap pihak pemadaman bisa bekerja optimal. Namun fakta di lapangan justru terjadi kendala kecil sehingga pemadaman menggunakan armada Damkar tidak langsung maksimal.
“Atas nama masyarakat Desa Lenangguar, kami menyampaikan permohonan maaf apabila terjadi miskomunikasi dengan pihak Damkar saat proses pemadaman kebakaran. Saat itu suasananya sangat menegangkan karena semua pihak sedang berupaya menghadapi musibah,” ujarnya.
Ia mengatakan, peristiwa tersebut hendaknya menjadi pelajaran bersama agar koordinasi dan komunikasi antara masyarakat dengan pihak Damkar dapat semakin baik di masa mendatang.
“Kita perlu sama-sama melakukan introspeksi,evaluasi dan perbaikan. Yang terpenting adalah bagaimana ke depan kita bisa lebih solid dan saling mendukung ketika menghadapi situasi darurat,” katanya.
Kades juga berharap adanya dukungan berbagai pihak untuk menyediakan bak penampung air di desa yang dapat dimanfaatkan petugas Damkar saat terjadi kebakaran. Menurutnya, keberadaan sarana tersebut akan membantu mempercepat proses pemadaman sekaligus mengurangi risiko meluasnya kebakaran.
“Kami berharap ke depan ada pembangunan bak penampung air yang bisa segera dimanfaatkan saat terjadi kebakaran. Fasilitas ini sangat penting untuk mendukung kerja petugas di lapangan,” ungkapnya.
Meski sempat terjadi miskomunikasi, Kades menegaskan masyarakat Desa Lenangguar tetap memberikan dukungan penuh kepada pihak Damkar yang stay di Desa Lemangguar. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas upaya maksimal yang telah dilakukan petugas dalam memadamkan kebakaran dua rumah warga tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas Damkar yang telah berjuang memadamkan api. Masyarakat tetap mendukung Damkar karena mereka telah bekerja keras membantu warga yang tertimpa musibah,” tegasnya.
Dengan adanya peristiwa tersebut, Pemerintah Desa Lenangguar berharap sinergi antara masyarakat dan petugas Damkar semakin kuat sehingga penanganan kejadian kebakaran di masa mendatang dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan kondusif. (IM)
