SUMBAWA,Kliksumbawa.com (30 Juni 2026) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memimpin Apel Rutin yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Senin (30/6/2026). Apel tersebut diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para Asisten Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Sumbawa, serta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumbawa.
Dalam arahannya, Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa sejumlah program strategis nasional yang tengah diupayakan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan perkembangan yang positif. Salah satunya adalah program unggas terintegrasi yang saat ini memasuki tahap verifikasi.
“Minggu depan Direktur dari Kementerian bersama PT Berdikari akan datang ke Kabupaten Sumbawa untuk melakukan verifikasi terhadap tiga lokasi milik Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang telah diusulkan. Sementara itu, untuk program Sekolah Rakyat juga akan memasuki tahap verifikasi akhir,” ungkapnya.
Selain itu, Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga memperoleh dukungan dari Kementerian Kebudayaan dalam upaya pelestarian cagar budaya daerah. Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan yang baru saja meninjau sejumlah situs bersejarah di Kabupaten Sumbawa menyatakan komitmennya untuk membantu revitalisasi beberapa bangunan cagar budaya.
“Upaya revitalisasi akan dilakukan terhadap Istana Dalam Loka, Istana Bala Kuning, dan Istana Bala Putih. Upaya ini diharapkan dapat menjaga kelestarian warisan budaya Sumbawa sekaligus memperkuat identitas daerah,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung persoalan ketersediaan gas LPG bersubsidi. Di samping keterbatasan kuota, Beliau juga menyoroti masih adanya pelaku usaha menengah dan besar yang menggunakan LPG bersubsidi dalam jumlah besar, padahal subsidi tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.
“Permasalahan ini bukan hanya soal kuota yang terbatas, tetapi juga mengenai ketepatan sasaran penerima subsidi. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi distribusi LPG bersubsidi agar penggunaannya benar-benar sesuai dengan peruntukannya,” pungkasnya.(KS)













