Bukan Dihadang di Tarano, Wabup Sumbawa Turun Mobil Bersalaman dan Dengar Aspirasi Warga

SUMBAWA,Kliksumbawa.com (13 Agustus 2026)— Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, meluruskan kabar yang beredar di media sosial terkait video viral yang mengesankan dirinya dihadang oleh warga Desa Mata, Kecamatan Tarano, serta enggan keluar dari kendaraan.

Menurut Ansori, narasi dalam video tersebut telah dipotong-potong sehingga menimbulkan persepsi yang keliru. Kedatangannya bersama rombongan ke Desa Mata sebenarnya bertujuan untuk memenuhi undangan pernikahan warga sekaligus meninjau titik rencana pembangunan sumur bor guna mengatasi kebutuhan air bersih masyarakat setempat.

“Sebenarnya tidak ada penghadangan. Saat kami hendak pulang, ada seorang warga yang sedang mencuci sepeda motor di tempat air tergenang. Warga tersebut menghampiri untuk mengingatkan janji pejabat Sumbawa sebelumnya di lokasi itu saat acara penanaman pohon,” terang Ansori.

Ia menegaskan langsung keluar menyalami warga tersebut dan berdialog dengan baik. Menurutnya, sebagai pimpinan daerah, ia selalu terbuka menerima masukan maupun kritik masyarakat secara langsung di lapangan.

 

Terkait komitmen perbaikan infrastruktur jalan penghubung (ranting-ranting) yang masih berlubang, Wabup Ansori menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi secara teknis dengan pemerintah pusat, termasuk telah menemui Deputi 4 Kantor Staf Presiden (KSP).

 

Ia mengungkapkan, Pemkab Sumbawa sedang berupaya menjemput alokasi anggaran program nasional revitalisasi jalan yang bersumber dari skema Inpres (Bantuan Presiden).

 

“Terkait program nasional revitalisasi jalan ini, peluangnya ada setiap tahun sekitar Rp100 miliar yang tersedia dari dana Inpres pusat. Ini yang perlu terus kita komunikasikan agar bisa ditarik ke Sumbawa, sehingga jalan-jalan di daerah kita, termasuk ruas yang rusak, bisa diperbaiki menjadi jalan yang mantap,” ungkapnya.

Selain memperjuangkan anggaran pusat, Ansori juga mengingatkan komitmen perusahaan di wilayah lingkar tambang untuk menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) secara tepat sasaran, terutama untuk perbaikan akses jalan warga sekitar.

“Kehadiran tambang harus memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Mari kita semua bersatu agar Sumbawa semakin unggul, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. (ks)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *