SUMBAWA,Kliksumbawa.com (6 Agustus 2026) – Bupati Sumbawa – Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP melantik dan mengukuhkan ketua umum DPC IWAPI Sumbawa tahun 2026 -2031, pada kesempatan tersebut turut hadir Forkopimda atau yang mewakili, Ketua tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa, ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW)) Kabupaten Sumbawa,Kepala OPD terkait,dan para Angota Iwapi Sekabupaten Sumbawa, acara bertempat di gedung Aula La Grande, Kamis (6/8/2026)
Dalam sambutannya Bupati Sumbawa menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus baru dan terima kasih kepada pengurus lama.
“Amanah ini bukan sekedar jabatan organisasi, tetapi kepercayaan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi perempuan, dunia usaha, dan masyarakat Kabupaten Sumbawa,” tegas Bupati.
Bupati meluruskan stigma bahwa pengusaha perempuan hanya pemilik usaha kecil.
“Sering kita pandang perempuan pengusaha hanya pemilik usaha kecil, kontraktor besar laki-laki. Padahal mereka adalah penggerak ekonomi keluarga. UMKM adalah pencipta lapangan kerja berjenjang yang sangat luar biasa dan penjaga ketahanan ekonomi,” jelasnya.
Bupati memaparkan data nasional, 60% UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan, dan sisanya menjadi tenaga kerja nasional bekerja di sektor UMKM.
Iwapi sendiri merupakan organisasi perempuan pengusaha terbesar di Asia Tenggara, berdiri tahun 1975 dan sudah ada di 38 provinsi,” katanya.
Bupati menyoroti perubahan model bisnis saat ini yang harus diantisipasi IWAPI. Banyak ibu-ibu kini menjalankan bisnis tanpa toko dan tanpa modal besar, hanya bermodal aplikasi dan sepeda motor.
“Sekarang ada pengusaha UMKM yang tidak ada toko, tidak ada modal, hanya berbasis akun aplikasi saja. Yang dijual barang orang, ada tomat disini, ada bawang disini, tinggal posting di aplikasi. Tidak ada modal, ditiupkan pesan, dijual nanti dibayar. Bermodal sepeda motor saja,” ungkapnya.
“Bandingkan dengan yang toko besar, barang banyak di toko digudang, akhirnya banyak yang expired. Nah inilah tantangan kita ke depan, digitalisasi,” tambahnya.
Menurut Bupati, Sumbawa memiliki modal dan potensi luar biasa: tenun khas, madu hutan yang unik se-Indonesia, kopi Batulanteh, hasil perikanan, produksi jagung tertinggi, populasi sapi terbanyak, hingga ekonomi kreatif.
“Persoalannya bukan apakah kita punya produk, tapi bagaimana produk itu memiliki nilai tambah,” tegasnya.
Ia mencontohkan kopi. Jika dijual biji giling harganya Rp 60.000 per kilo, tapi jika dijual dalam bentuk minuman di warung bisa Rp 10-15 ribu per gelas, di hotel berbintang Rp 25-100 ribu, bahkan di hotel bintang 5 bisa sampai Rp 300 ribu per gelas.
“Padahal kopinya sama, tergantung tempat jualnya. Mau kita jual yang Rp 60 ribu atau yang Rp 300 ribu? Inilah tantangan, bagaimana kemasan menarik, kualitas konsisten, dan masuk pasar digital, Alfamart, Indomaret, hotel-hotel, bahkan ekspor,” jelasnya.
Bupati berharap IWAPI tidak hanya sibuk dengan rapat seremonial dan kunjungan.
“IWAPI harus menjadi rumah belajar, rumah kolaborasi dengan perbankan, pengusaha hotel dan mitra usaha lain, serta rumah kreasi dan inovasi. Jangan hanya manual usahanya, tapi harus sesuaikan dengan teknologi,” harapnya.
Ia menekankan pembangunan tidak bisa hanya oleh pemerintah. Butuh regulasi, inovasi dunia usaha, pembiayaan perbankan, dan jaringan organisasi seperti IWAPI.
Menutup sambutan, Bupati memberikan motivasi untuk perempuan pengusaha.
Jangan takut memulai, jangan takut gagal. Karena memulai gagal nilainya satu, memulai berhasil nilainya tiga, tidak berani memulai nilainya nol. Kalau mau jadi pengusaha besar, biasanya pernah gagal,” pungkasnya.
Ia juga berpesan agar pengurus baru tetap mengatur waktu antara karir dan keluarga, karena ibu-ibu memiliki jam kerja paling berat, bekerja sebelum matahari terbit sampai setelah suami tertidur,”tutupnya.
Sementara itu ketua umum DPD IWAPI provinsi Nusa Tenggara Barat – Eristiana,SE mengucapkan selamat atas pengukuhan
pengurus DPC IWAPI Sumbawa 2026-2031, dan terima kasih untuk pengurus lama.
Dalam sambutannya Amanah ini kepercayaan besar, butuh semangat kebersamaan untuk majukan IWAPI Sumbawa, selain itu juga Beliau mengajak pengurus lama & baru perkuat solidaritas dan rasa persaudaraan, serta Jadikan pengukuhan sebagai momentum perbarui semangat organisasi,”ucapnya
Di akhir sambutannya ketua umum DPD IWAPI Provinsi Nusa Tenggara Barat menyampaikan ada tiga 3 program kita untuk Fokus ke Depan
1.Program kerja inovatif yang relevan dengan kebutuhan anggota & masyarakat.
2.Perkuat komunikasi & kerjasama antar pengurus dan anggota.
3.Libatkan semua anggota agar merasa memiliki dan bertanggung jawab,”tutupnya.
Pada kesempatan tersebut Ketua DPC IWAPI Kabupaten Sumbawa terpilih periode 2026-2031, Hj. Hayati Zohran menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin IWAPI Sumbawa untuk periode kedua.
“Berdirinya saya disini adalah berkat kepercayaan dan amanah besar. Tanpa dukungan semua pihak, terutama H. Zohran, saya tidak mungkin berdiri di sini. Kepercayaan ini bukan kebanggaan pribadi, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa kaum wanita pengusaha di Sumbawa menjadi lebih maju, tangguh, dan mandiri secara ekonomi,” ucapnya dalam acara pelantikan.
Hj. Hayati menyadari keberhasilan organisasi tidak bisa berjalan sendiri, butuh kerja keras, kerja cerdas, dan solidaritas seluruh pengurus dan anggota.
“Mari kita jadikan IWAPI ini sebagai rumah bersama, tempat kita saling menginspirasi, saling mendukung, dan bertumbuh bersama,” ajaknya.
Menghadapi dunia usaha yang dinamis dan transformasi digital yang cepat, IWAPI Sumbawa akan fokus pada 3 pilar utama:
1.Digitalisasi dan Inovasi Usaha
Mendorong seluruh anggota IWAPI khususnya pelaku UMKM perempuan untuk melek digital. Memanfaatkan teknologi dan e-commerce agar produk lokal khas Sumbawa bisa bersaing di pasar lokal, nasional, hingga internasional.
2.Peningkatan Kompetensi dan Kapasitas
Menggalakkan berbagai program pelatihan, mulai dari manajemen keuangan, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran modern agar kualitas usaha perempuan Sumbawa semakin berkelas.
3.Sinergi dan Kolaborasi
IWAPI siap menjadi mitra kritis Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Berkomitmen menyelaraskan program kerja IWAPI dengan program pembangunan daerah.
“Perempuan pengusaha tidak hanya fokus pada profit, tapi juga siap berkontribusi aktif dalam meningkatkan ekonomi warga, mengurangi angka kemiskinan, serta mendukung program sosial kemasyarakatan di Tanah Samawa yang kita cintai,” tegasnya.
Kepada Bupati Sumbawa, Hj. Hayati sangat mengharapkan bimbingan, arahan, dan dukungan penuh agar program IWAPI seiring dengan visi mewujudkan Kabupaten Sumbawa Unggul l, Maju dan Sejahtera.
“Kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, mari rapatkan barisan. Hari ini adalah awal perjuangan kita,”imbuhnya.(ks)













