Aspirasi Warga Diutamakan, Pemkab Sumbawa dan AMNT Matangkan Rencana Blok Elang

SUMBAWA,Kliksumbawa.com (22 September 2026)— Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. membuka Konsultasi Publik Studi Kelayakan dan Amdal Rencana Kegiatan Pertambangan Tembaga dan Emas Blok Elang beserta fasilitas pendukungnya yang digelar PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).

Kegiatan dihadiri unsur Pemerintah Provinsi NTB, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Wakil Ketua I, Wakil Ketua III, Ketua Fraksi dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Anggota Forkopimda atau pejabat yang mewakili, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Para Asisten Sekda Kabupaten Sumbawa, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Pimpinan OPD dan Pejabat yang mewakili, Camat, Kepala Desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta ratusan peserta. Kegiatan berlangsung di La Grande Sumbawa, Selasa 22 September 2026.

Bupati menegaskan, konsultasi publik Amdal bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat memperoleh informasi sekaligus menyampaikan aspirasi, pertanyaan, dan kekhawatiran terkait rencana kegiatan pertambangan.

Saat ini, kata Bupati, Blok Elang masih berada pada tahap eksplorasi. Setelah Amdal dan kajian zona awal selesai, akan dilakukan sosialisasi kembali sebelum memasuki tahap konstruksi yang direncanakan mulai pertengahan 2027.

 

Bupati menyebut Blok Elang memiliki potensi investasi besar. Pembangunan fasilitas produksi diperkirakan membutuhkan investasi awal sekitar Rp6–8 triliun dengan kebutuhan lahan lebih dari 60 hektare.

Ia menyebut kekayaan alam Sumbawa sebagai karunia Tuhan yang harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang.

“Kita sambut investasi yang masuk, dengan catatan jangan industri masuk tetapi masyarakat disingkirkan. Jangan sampai rakyat tidak sejahtera,” tegasnya.

Bupati juga mengajak seluruh pihak menjaga komunikasi, menghargai perbedaan pandangan, serta mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam setiap tahapan.

Sementara itu, Vice President AMMAN Syamsul Kepli menyampaikan bahwa konsultasi publik merupakan bagian wajib dalam proses penyusunan Amdal. Forum ini bertujuan menyampaikan informasi rencana kegiatan sekaligus menjaring saran, pendapat, tanggapan, dan informasi dari masyarakat serta para pemangku kepentingan.

 

Menurutnya, pengetahuan masyarakat mengenai kondisi lingkungan, sosial budaya, dan karakteristik wilayah menjadi masukan penting untuk memperkaya kajian Amdal.

 

AMMAN berharap konsultasi publik berlangsung tertib dan terbuka sehingga seluruh masukan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan dokumen Amdal. (ks)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *