Gahtan Desak Aksi Hemat Bupati Konsisten dan Disusul Pimpinan DPRD Tempati Rumah Dinas

Oplus_16908288

SUMBAWA,Kliksumbawa.com (31 Maret 2026) – Suasana berbeda terlihat saat pelaksanaan rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2025 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbawa, Senin (30/03/2026) pagi.

Bupati Sumbawa Ir. Syarafuddin Jarot bersama Wakil Bupati Drs. Mohamad Ansori beserta Sekretaris Daerah Dr. Budi Prasetiyo, Asisten, Staf Ahli Bupati dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menumpangi Bus milik TP – PKK datang ke lokasi paripurna di Jl. Lintas Sumbawa – Bima No.KM 5.

Sebelum itu juga, Bupati Sumbawa menggunakan sepeda, sementara Wakil Bupati mengandari sepeda motor pribadi dan sekda berjalan kaki dari rumah dinas masing-masing ke Kantor Bupati.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam rangka efisiensi energi serta membangun kesadaran bersama khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) tentang pentingnya penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Aksi Bupati Sumbawa bersama jajarannya tersebut menarik perhatian Anggota Komisi III DPRD Sumbawa, Gahtan Hanu Cakita. Ia menyampaikan apresiasi atas langkah yang telah diambil oleh bupati tersebut. Namun demikian, ia berhatap gerakan ini tidak hanya menjadi seremonial semata.

“Sangat mengapresiasi, termasuk telah memberi contoh dengan naik bus datang ke DPRD. Saya berharap ini jangan sampai hanya jadi seremonial atau simbolis semata. Semoga menjadi eksistensi dan rutinitas tetap,” harapnya.

Politisi muda Partai Golkar ini menilai, gerakan tersebut layak menjadi contoh bagi semua pihak termasuk DPRD itu sendiri.

“Aktifkan kembali rumah dinas Pimpinan DPRD agar dapat menghemat penggunaan BBM, menggingat pimpinan DPRD berasal dari kecamatan yang berbeda-beda,” tukasnya.

Kemudian lanjutnya, ia mendorong adanya tranformasi kendaraan dinas bagi pejabat lingkungan Pemda Sumbawa.

“Transformasi kendaraan dinas bila ada pengadaan harus kiranya lebih bijak mengedepankan alokasi mobil listrik mengingat krisis minyak mentah di timur tengah akibat perang,” pungkasnya. (KS)

Exit mobile version