SUMBAWA,Kliksumbawa.com (10 September 2026)- Penguatan kapasitas pengurus menjadi salah satu kunci keberhasilan gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di tengah masyarakat. Hal tersebut diwujudkan TP PKK Kabupaten Sumbawa melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus TP PKK Kabupaten dan Kecamatan 8/9/2026 di Aula PKK Kabupaten Sumbawa
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Sumbawa dan pengurus TP PKK Kecamatan. Para peserta mendapatkan pembekalan melalui sejumlah materi yang disampaikan oleh narasumber, sekaligus berdiskusi dan bertukar pengalaman terkait pelaksanaan program PKK di wilayah masing-masing.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia Pelaksana, Arif Alamsyah, S.STP., M.Si yang menegaskan bahwa peningkatan kapasitas tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan pengurus, tetapi juga membangun kesamaan persepsi dan memperkuat koordinasi antara TP PKK Kabupaten dan Kecamatan.
Melalui kegiatan ini PKk ingin memastikan seluruh pengurus memiliki pemahaman yang sama mengenai tugas dan tanggung jawab organisasi.
“Yang lebih penting, apa yang kita dapatkan hari ini dapat diterapkan dan memberikan dampak nyata bagi pelaksanaan program PKK di masyarakat,” ungkap Ketua Panitia.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Jrot, SE dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, tantangan yang dihadapi keluarga dan masyarakat semakin kompleks sehingga kader PKK dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan beradaptasi.
“PKK tidak boleh hanya berjalan karena rutinitas. Kita harus terus belajar, berinovasi dan melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Pengurus dan kader harus mampu menjadi penggerak yang hadir memberikan solusi,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan dan sinergi antara TP PKK Kabupaten, Kecamatan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Menurutnya, program yang baik tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya komunikasi, koordinasi dan kerja sama yang kuat.
“Jangan bekerja sendiri-sendiri. Kita harus membangun sinergi. Apa yang menjadi program di kabupaten harus dapat diterjemahkan sampai ke tingkat kecamatan dan desa. Begitu juga sebaliknya, persoalan yang ada di masyarakat harus menjadi masukan bagi kita dalam menyusun langkah dan program,” tambahnya.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para narasumber. Materi diarahkan pada penguatan kapasitas pengurus, tata kelola kelembagaan, administrasi PKK, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, serta penguatan koordinasi dan sinergi organisasi.
Menariknya, setiap penyampaian materi tidak berhenti pada pemaparan teori. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temui dalam menjalankan program PKK di wilayah masing-masing.
Suasana kegiatan pun berlangsung interaktif. Para pengurus terlihat aktif mengajukan pertanyaan, memberikan tanggapan dan berbagi pengalaman mengenai berbagai inovasi maupun kendala dalam pelaksanaan program PKK.
Forum ini sekaligus menjadi ruang untuk menyamakan persepsi sehingga tidak terjadi kesenjangan pemahaman antara pengurus di tingkat kabupaten dan kecamatan. Dengan pengurus yang semakin kompeten, TP PKK Kabupaten Sumbawa optimistis gerakan PKK akan semakin kuat dalam mendukung berbagai agenda pembangunan, khususnya dalam pemberdayaan keluarga, peningkatan kesehatan, pendidikan, penguatan ekonomi keluarga, lingkungan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (ks)
