SUMBAWA, Kliksumbawa.com (11 September 2026)—Duka menyelimuti Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, Jumat (11/9/2026). Seorang pemuda berusia 19 tahun, SR, ditemukan meninggal dunia di kawasan Tiu Galumpang.
Korban diduga mengakhiri hidupnya setelah mengalami persoalan hubungan asmara dengan sang kekasih.
Kepala Desa Semamung, Rudi Mustaid, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, sebelum kejadian, hubungan korban dengan kekasihnya telah berakhir sekitar empat hari sebelumnya, dipicu persoalan utang piutang.
Namun, pada Kamis (10/9/2026) sore, korban disebut kembali meminta kekasihnya untuk menjalin hubungan. Permintaan tersebut ditolak lantaran korban dinilai beberapa kali berbohong.
Sekitar pukul 18.00 Wita, korban masih berkomunikasi melalui pesan dengan perempuan tersebut. Dalam komunikasi itu, korban sempat mengisyaratkan keinginan untuk mengakhiri hidupnya.
Setelah beberapa waktu, korban kembali dihubungi. Namun, tidak ada respons.
Bahkan semalaman korban sempat dicari keluarga tapi tidak ditemukan.
Kekhawatiran pun berubah menjadi kepanikan. Hingga akhirnya, pada Jumat sekitar pukul 11.00 Wita, korban ditemukan sudah meninggal dunia di kawasan Tiu Galumpang dengan posisi tergantung pada seutas tali nilon yang terikat di ranting pohon asam.
Korban pertama kali ditemukan oleh Didi Rohadi dan Edi Syahrodi, yang saat itu sedang mengangkut pasir di sekitar aliran sungai dekat lokasi kejadian.
Keduanya kemudian segera melaporkan temuan tersebut kepada Pemerintah Desa Semamung dan Bhabinkamtibmas yang berada di Kantor Desa.
Petugas bersama pemerintah desa langsung menuju lokasi dan menghubungi pihak keluarga korban.
Rudi Mustaid mengatakan, keluarga korban telah menerima dan mengikhlaskan peristiwa tersebut.
Sementara itu, perempuan yang sebelumnya berkomunikasi dengan korban disebut mengalami penyesalan mendalam atas kejadian tersebut.
Pihak berwenang selanjutnya menangani peristiwa tersebut sesuai prosedur. (ks)
